Kam. Mar 23rd, 2023

Kuningan, MI.id – Pembayaran ganti rugi tanah, lahan atau bangunan milik warga yang terkena proyek Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS) di Kabupaten Kuningan pada tahap pertama, baru untuk 3 desa. Ke tiga itu yakni Desa Windujanten Kecamatan Kadugede, Desa Cibinuang dan Kelurahan Citangtu Kecamatan Kuningan, dengan total Rp.30 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Kuningan, H. Acep Purnama didampingi Kadis Kominfo Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si dan Kadis Porapar Kuningan di Side Land Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan, Kamis (12/1/2023).

Ganti rugi tanah warga yang terkena proyek JLTS ini terang Acep, seluruhnya seluas 5,2 Hektar dengan jarak sepanjang 9,5 KM. Adapun pembayarannya dilakukan secara bertahap dan maksimal. “Saat ini baru tiga lokasi yakni, di Desa Windujanten 144 bidang, Kelurahan Citangtu 187 bidang, dan Desa Cibinuang 320 bidang. Pembayaran ganti rugi tahap ke dua diharapkan pada Februari 2023 sudah bisa terselesaikan dengan total Rp. 60 Miliar,” ujar Acep Purnama.

Baca juga :

Sementara untuk pembangunan imprastrukturnya, ia akan melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat. “Saya selaku bupati akan menghadap kepada pemegang kebijakan anggaran di Pusat, untuk mengkomunikasikan terkait anggaranya,” ucap dia.

Kepala Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede, Rohman Hidayat, SH saat bersua MI.id ketika penyerahan penghargaan Desa Mandiri di Pendopo Kabupaten Kuningan, Senin (9/1/2023) lalu mengungkakan bahwa tanah kas desa seluas hampir 400 bata (1 bata = 14,125 meter²) belum ada kejelasan.

“Hingga saat ini pengganti tanah kas desa milik Desa Windujanten yang akan digunakan untuk JLTS, belum ada kepastian. Saya sudah berupaya untuk menghubungi Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kuningan, tapi belum memberikan jawaban yang pasti.” ungkap Kades Rohman Hidayat.

Sementara itu, warga Desa Cibinuang Kecamatan Kuningan, terpantau oleh MI.id sedang menerima rekening ganti rugi pembebasan lahan JLTS di Aula Kantor Desa Cibinuang, Kamis (29/12/2022) lalu. Di Desa Cibinuang terdapat sejumlah 323 bidang dengan penerima 205 orang,

“Mereka menerima rekening langsung dari para petugas Bank BJB Kuningan bersama petugas Dinas Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kuningan.” terang Penjabat Kades Cibinuang, Omo Adma, S.Pd.=

Bupati Acep mengungkapkan, Kabupaten Kuningan juga akan mendapatkan bantuan PJU (penerangan jalan umum) dari Pemprov Jabar 8.000 – 11.000 titik untuk penerangan. “Program PJU ini diantaranya menggunakan model tematik dan dikerjakan oleh para ahlinya, yang sudah biasa mengerjakan PJU di kota-kota besar.’ imbuh dia.

Dalam kesempatan itupun, ia menyebut terkait kepindahan SDN 17 Kuningan, dari jalan Siliwangi ke bekas SMA Kosgoro di Jalan Aruji Kartawinata. Selain itu, ia mengatakan akan melakukan penataan area parkir dan fasilitas umum di jalan Siliwangi Kuningan. “Kita ingin lebih tertata dan lebih bagus seperti Jalan Malioboro di Yogyakarta.” pungkas dia. (H. Wawan Jr)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *